Jemari Hati
Memang, pada akhirnya matahari dan bulan akan kembali pada edarannya.
Langit memerah, Kala aku temui dingin udara
Aku berharap malam ini gerhana akan terlihat jelas.
Sambaran petir gambarkan sejuta lingkar hidup.
Semilir angin menembus daun, pada akhirnya pun lepas.
Bodohnya aku, kala berpikir jika daratan dan lautan esok kan berjumpa.
Bahkan, derasnya ombak takkan bisa melepas ruang pilu.
Singkat saja, mungkin di lain waktu
Ombak berdebur ratakan karang, tindaskan gumpal sinar.
“Bayangannya sudah menghilang, tolong kembalikan."
Semerbak rona layu, menitipkan jeritan kenang.
Tak luput dari sorot teduh hari itu, di mana epilog menunggu waktu.
Eloknya angkasa membiru, mengistirahatkan setetes embun.
Tak terlupakan, lekang waktu iringi tahun berlalu lalang.
Selipkan detik perjalanan ke tepian.
Untukku, yang akan merindukan momen kemarin lalu.
Comments
Post a Comment